Thursday, 10 January 2013

kEsAl

terkadang masa menikam dan terus berlalu pergi meninggalkan sisa dan membuka seribu luka di hati walau ku cuba hindarkan sesal di dada kesilapan lalu menghantui diriku segala yang indah sering menemani ruang sepiku senyum dan tawamu masih jelas terbayang dimataku kini semuanya menjadi kenangan silam sesal hati dirundung kecewa aku tak pernah menduga begini hebatnya duka lara bila berakhirnya cinta mengapa sukar untuk ku melupakanmu namun mudahnya kau membenci diri ini apa lah gunanya ku terus mencari kesilapan diri sedang kau tak pernah ingin mengerti perasaan di hati pernah kah kau rasa hangatnya kenangan air mataku yang tak mungkin mengalir aku tak pernah menduga begini hebatnya duka lara bila berakhirnya cinta mengapa sukar untuk ku melupakanmu namun mudahnya kau membenci diri ini sungguh aku tak pernah mengerti mengapa semua harus begini seribu luka tersedih hati aku tak pernah menduga begini hebatnya duka lara bila berakhirnya cinta mengaapa sukar untuk ku melupakanmu namun mudahnya kau membenci diri ini betapa ku kesal biar ku sendiri.

No comments:

Post a Comment